WEDARIJAKSA – PATINEWS.COM,
Sektor pertanian masih menjadi mata pencaharian bagi masyarakat pedesaan. Tak terkecuali bagi warga Desa Ngurenrejo Kecamatan Wedarijaksa Kabupaten Pati Jateng yang mengais rezeki melalui dunia pertanian.
Warga desa setempat mayoritas bercocok tanam bawang merah, cabe dan sayur mayur seperti sawi, timun dan holtikurtura lainnya.
Bulan Juli 2020, diperkirakan sudah memasuki musim kemarau, sehingga kebutuhan air untuk pertanian mulai ditangani dan diperhatian petani melalui P3A dan Kelompok Tani. Hal tersebut untuk mempersiapkan kebutuhan air pertanian, P3A Desa Ngurenrejo telah melaksanakan pemeliharaan jaringan irigasi sawah dengan cara membersihkan saluran air atau jaringan irigasi dari semak-semak belukar, endapan lumpur dan sampah yang ada di dalam saluran air tersebut.
Tujuannya agar ketika tiba waktunya, saluran irigasi difungsikan untuk keperluan mengatur pengairan sawah dan pembagian air oleh P3A, prasarana irigasi tersebut dapat berfungsi dengan maksimal sehingga memudahkan P3A dalam pendistribusian air pertanian ke seluruh wilayah/ lahan pertanian khususnya lahan pertanian polowijo yang ada di persawahan Desa Ngurenrejo.
Jum’at pagi (03 Juli 2020) P3A Desa Ngurenrejo mengerahkan seluruh anggotanya dan para petani penggarap melaksanakan kegiatan pembersihan saluran irigasi yang oleh masyarakat setempat disebut kegiatan “Susuk Wangan”.
Susuk Wangan sendiri diartikan sebagai kegiatan dalam upaya membersihkan dan menggali saluran air/ jaringan irigasi di persawahan agar air yang mengalir dapat berjalan lancar. Kegiatan susuk wangan ini dilaksanakan secara swadaya gotong royong yang melibatkan seluruh anggota P3A dan petani penggarap yang berada di lahan pertanian Desa Ngurenrejo.
Susuk wangan sudah menjadi kegiatan rutin semesteran yang dilakukan P3A Desa Ngurenrejo sejak dahulu hingga sekarang sehingga sikap, tindakan, kegiatan yang demikian itu telah menjadi kearifan lokal masyarakat Desa Ngurenrejo ketika awal memasuki musim kemarau dan/atau jelang musim penghujan.
Harapannya, dengan kegiatan rutin yang sudah mentradisi ini bisa dilestarikan mengingat pengaturan, pemeliharaan, distribusi kebutuhan air pertanian mutlak untuk petani dan jaringan irigasi selalu terpelihara dengan baik, yang pada akhirnya dapat difungsikan secara maksimal oleh petani.
(Dok: ngurenrejo-wedarijaksa.desa.id)
Baca artikel lengkap Susuk Wangan, Cara Petani Ngurenrejo Wedarijaksa Pelihara Jaringan Irigasi